Peran Watermark Citra sebagai Lapisan Identitas Biometrik Persisten untuk Arsitektur Tata Kelola dan Interoperabilitas Data Wajah: Kerangka Konseptual pada Ekosistem Aplikasi Digital Terintegrasi

  • Muhammad Romadhona Kusuma Universitas Nusa Mandiri
  • Sepdiyanto Sepdiyanto Universitas Indonesia
  • Noor Azis
  • Muhammad Sholeh
Kata Kunci: Watermark Citra, Identitas Biometrik Persisten, Tata Kelola Data, Interoperabilitas, Keamanan Biometrik

Abstrak

Pemanfaatan citra wajah sebagai identitas biometrik dalam sistem digital terintegrasi terus meningkat dan menuntut mekanisme pengamanan yang tidak hanya bergantung pada metadata maupun basis data aplikasi. Metadata bersifat tidak persisten dan rentan terhadap penghapusan atau modifikasi, sementara basis data dapat mengalami kehilangan atau ketidaktersediaan dalam jangka panjang. Artikel ini mengusulkan kerangka konseptual watermark citra sebagai lapisan identitas biometrik persisten yang tertanam langsung pada sinyal citra wajah. Arsitektur yang diusulkan terdiri dari Application Layer, Image Processing & Watermark Layer, Storage Layer, serta Verification & Audit Layer. Pendekatan ini dirancang untuk menjaga integritas identitas biometrik, mendukung audit, serta memungkinkan interoperabilitas lintas sistem. Sebagai ilustrasi penerapan, kerangka ini diusulkan pada ekosistem aplikasi Menara Masjid dan Microfinance Masjid yang menggunakan citra wajah sebagai identitas digital pengguna. Hasil perancangan menunjukkan bahwa watermark citra dapat berfungsi sebagai identitas internal yang independen terhadap metadata dan basis data, sekaligus memperkuat tata kelola biometrik dan mendukung pelacakan serta mitigasi penyalahgunaan citra wajah dalam ekosistem aplikasi digital terintegrasi

Diterbitkan
2026-06-22